Daftar periksa dokumen yang dibawa ke kantor LBH terdekat tergambar di atas map berkas
Panduan Bantuan Hukum

Kantor LBH Terdekat: Checklist Sebelum Datang dan Dokumen yang Perlu Dibawa

Mau datang ke kantor LBH terdekat? Siapkan dokumen, kronologi, dan pertanyaan berikut agar konsultasi pertama Anda lebih efektif.

Anda sudah menemukan kantor LBH terdekat dan berencana datang besok pagi. Sebelum berangkat, luangkan beberapa menit untuk menyiapkan diri. Konsultasi pertama biasanya singkat, sering kali hanya sekitar satu jam atau kurang, dan hasilnya sangat bergantung pada seberapa jelas Anda dapat menceritakan persoalan serta seberapa lengkap dokumen yang dibawa. Orang yang datang tanpa persiapan sering pulang dengan banyak pertanyaan yang belum terjawab, atau diminta kembali lagi karena dokumennya kurang. Artikel ini memberi daftar periksa praktis untuk datang ke kantor LBH terdekat: apa yang perlu dihubungi lebih dulu, dokumen apa yang dibawa menurut jenis perkara, cara menulis kronologi, pertanyaan yang layak diajukan, dan apa yang dilakukan sesudahnya.

Poin Penting dalam 30 Detik

Ringkasan cepat
  • Hubungi dulu sebelum datang, dan tanyakan jam layanan, apakah perlu janji, serta dokumen apa yang diminta. Bila persoalan mendesak, jangan menunggu kelengkapan dokumen.
  • Bawa salinan dokumen, bukan asli, kecuali diminta dan dijelaskan alasannya. Siapkan kronologi satu halaman dengan tanggal, nama pihak, dan hal yang Anda harapkan.
  • Konsultasi pertama adalah penilaian awal, bukan jaminan hasil. Catat jawaban, tanyakan langkah berikutnya, dan jangan menandatangani apa pun yang belum Anda pahami.
Tentang artikel ini

Artikel ini adalah panduan umum dan tidak memuat alamat kantor mana pun. Daftar dokumen bersifat umum; persyaratan sebenarnya dapat berbeda pada tiap lembaga. Cocokkan nama peraturan yang disebut dengan naskah resmi di JDIH Nasional atau situs BPHN.

1Bagian

Mengapa Persiapan Sebelum ke Kantor LBH Terdekat Itu Penting

Kantor LBH terdekat dari rumah Anda menerima banyak orang dengan beragam persoalan. Petugas dan advokat harus menilai cepat apakah perkara Anda dapat didampingi, apa saja yang kurang, dan langkah apa yang paling mendesak. Persiapan Anda menentukan apakah penilaian itu dapat dilakukan pada pertemuan pertama.

Ada tiga alasan utama. Pertama, waktu. Banyak perkara punya tenggat, misalnya batas waktu menanggapi surat, batas waktu mengajukan keberatan, atau jadwal sidang. Bila pertemuan pertama habis untuk mencari tahu dokumen apa yang ada, waktu yang berharga terbuang. Kedua, akurasi. Penilaian hukum bertumpu pada fakta dan bukti, sehingga kunjungan ke kantor LBH terdekat paling berguna bila cerita Anda berurutan. Cerita yang berurutan dan dokumen yang tertata membuat penilaian lebih tepat. Ketiga, kenyamanan Anda sendiri. Datang dengan persiapan mengurangi cemas, karena Anda tahu apa yang akan ditanyakan dan apa yang perlu dijawab.

Perlu dipahami pula bahwa menurut Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum, bantuan hukum cuma-cuma ditujukan kepada orang atau kelompok orang miskin, dengan lingkup perkara pidana, perdata, dan tata usaha negara, baik litigasi maupun nonlitigasi. Karena itu, selain dokumen perkara, Anda mungkin diminta menunjukkan dokumen yang menjelaskan kondisi ekonomi Anda. Pengaturan pelaksanaannya tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2013. Menyiapkannya sejak awal mempercepat proses.

Sebelum melanjutkan, satu catatan penting. Anda tidak harus menunggu semuanya lengkap untuk menghubungi kantor LBH terdekat. Bila ada ancaman penangkapan, penggeledahan, penagihan yang mengintimidasi, kekerasan, atau tenggat yang sangat dekat, hubungi segera meskipun dokumen belum lengkap. Kekurangan dokumen dapat dilengkapi kemudian; keterlambatan sering kali tidak dapat diperbaiki.

2Bagian

Hubungi Dulu Sebelum Datang ke Kantor LBH Terdekat

Meskipun kantor LBH terdekat hanya beberapa menit dari rumah, jangan langsung datang tanpa menghubungi. Alasannya sederhana: jam layanan, kebutuhan janji, dan jenis perkara yang diterima tiap lembaga bisa berbeda. Satu panggilan atau pesan singkat dapat menghemat perjalanan Anda.

Saat menghubungi, tanyakan hal-hal berikut. Pertama, jam layanan dan apakah perlu membuat janji. Kedua, apakah lembaga itu menangani jenis perkara Anda; sebutkan secara singkat, misalnya pemutusan hubungan kerja, sengketa keluarga, atau panggilan polisi. Ketiga, dokumen apa yang perlu dibawa dan apakah cukup salinan. Keempat, apakah ada syarat bantuan cuma-cuma, misalnya surat keterangan tidak mampu dari lurah atau kepala desa. Kelima, apakah ada pihak lain yang boleh menemani Anda, misalnya anggota keluarga atau pendamping.

Bila Anda tidak dapat datang, tanyakan apakah konsultasi dapat dilakukan lewat telepon atau daring. Banyak layanan kini menerima konsultasi awal jarak jauh, sehingga Anda tidak perlu menempuh perjalanan jauh hanya untuk penilaian awal.

Kapan tidak perlu menunggu janji

Beberapa keadaan sebaiknya tidak menunggu. Contohnya anggota keluarga ditangkap atau ditahan, Anda menerima panggilan dari kepolisian dengan jadwal dekat, Anda menerima surat gugatan dengan batas waktu tertentu, atau ada kekerasan yang sedang terjadi. Dalam keadaan seperti itu, hubungi nomor darurat lembaga yang Anda tuju. Untuk LBH Panglima Hukum dan Keadilan, nomor telepon dan WhatsApp 0811-6741-212 dapat dihubungi 24 jam.

Pastikan Anda menuju tempat yang tepat

Periksa kembali bahwa kantor yang akan Anda datangi benar-benar lembaga yang sah. Cocokkan alamat dan nama dari lebih dari satu sumber, dan jangan menyerahkan uang atau dokumen asli sebelum Anda yakin. Panduan memeriksa keaslian dapat dibaca pada artikel tentang lembaga bantuan hukum terdekat di bagian bacaan lanjutan.

3Bagian

Dokumen yang Perlu Dibawa ke Kantor LBH Terdekat

Untuk datang ke kantor LBH terdekat, dokumen dibagi dua kelompok: dokumen dasar yang hampir selalu diminta, dan dokumen perkara yang bergantung pada persoalan Anda. Bawa salinan sebanyak mungkin; simpan yang asli dengan aman di rumah, kecuali lembaga meminta memeriksa asli dan menjelaskan alasannya.

Dokumen dasar

Dokumen dasar umumnya meliputi kartu identitas, kartu keluarga, dan, bila Anda memohon bantuan hukum cuma-cuma, dokumen yang membuktikan ketidakmampuan, misalnya surat keterangan tidak mampu dari lurah atau kepala desa, atau dokumen lain yang dipersamakan seperti kartu bantuan sosial. Rincian pastinya mengikuti kebijakan tiap lembaga dan peraturan pelaksana, jadi tanyakan terlebih dahulu.

Bawa juga catatan kontak yang dapat dihubungi kembali, misalnya nomor telepon aktif dan, bila ada, kontak anggota keluarga yang dapat membantu bila Anda sulit dihubungi. Tuliskan juga alamat tinggal saat ini agar surat-menyurat tidak salah tujuan.

Dokumen perkara menurut jenisnya

Jenis persoalanDokumen yang umumnya berguna
Pidana (dipanggil, dilaporkan, atau menjadi korban)Surat panggilan, surat pemberitahuan, laporan polisi bila ada, bukti kejadian, foto, tangkapan layar percakapan, daftar saksi
Perdata (utang piutang, jual beli, tanah, waris)Perjanjian atau kuitansi, bukti transfer, sertifikat atau bukti kepemilikan, surat somasi, surat gugatan bila ada
Ketenagakerjaan (PHK, upah, pesangon)Perjanjian kerja, slip gaji, surat peringatan, surat PHK bila ada, bukti kerja seperti absensi atau pesan dari atasan
Keluarga (perceraian, hak asuh, nafkah)Buku nikah, akta kelahiran anak, kartu keluarga, bukti nafkah atau pengasuhan, bukti kekerasan bila ada
Konsumen dan pinjaman daringBukti transaksi, tangkapan layar aplikasi dan percakapan penagihan, perjanjian pinjaman, bukti pembayaran, nomor dan nama pihak penagih
Tata usaha negara (keputusan pejabat)Salinan surat keputusan, surat permohonan sebelumnya, tanggapan instansi, bukti tanggal diterimanya keputusan

Tabel ini hanya contoh umum. Lembaga mungkin meminta dokumen lain, dan sebaliknya tidak semua dokumen di atas harus ada. Bila ada yang tidak Anda miliki, jangan menunda; sampaikan apa adanya dan tanyakan cara mendapatkannya.

Menata dokumen

Susun dokumen berurutan menurut tanggal, masukkan dalam satu map, dan beri nomor halaman dengan pensil di pojok. Buat daftar isi satu lembar: nomor, nama dokumen, tanggal, dan keterangan singkat. Foto atau pindai dokumen dengan jelas sebagai cadangan di ponsel. Untuk percakapan digital, simpan tangkapan layar yang memperlihatkan nama, nomor, tanggal, dan jam. Jangan menghapus pesan asli di perangkat Anda, karena pesan itu dapat menjadi bukti.

4Bagian

Cara Menulis Kronologi Perkara Satu Halaman

Kronologi perkara adalah cerita singkat dan berurutan tentang apa yang terjadi. Ini adalah dokumen terpenting yang dapat Anda siapkan sendiri, karena sering kali lebih berguna daripada setumpuk dokumen yang belum tertata. Kronologi yang baik membuat advokat dapat menilai arah perkara dalam beberapa menit.

Berikut langkah menulisnya.

  1. Tulis urutan waktu. Mulailah dari peristiwa paling awal, lalu maju. Cantumkan tanggal atau perkiraan tanggal untuk setiap peristiwa penting.
  2. Sebutkan pihak yang terlibat. Tulis nama, hubungan dengan Anda, dan peran masing-masing, misalnya atasan, pemilik tanah, atau petugas.
  3. Pisahkan fakta dari dugaan. Tulis apa yang Anda lihat, dengar, atau alami sendiri. Dugaan atau perasaan boleh dituliskan, tetapi diberi label jelas agar tidak tercampur dengan fakta.
  4. Cantumkan bukti pada tiap peristiwa. Misalnya “tanggal ini, ada pesan WhatsApp, terlampir sebagai bukti nomor 3”.
  5. Tulis apa yang sudah Anda lakukan. Misalnya sudah membuat laporan, mengirim surat, atau menandatangani sesuatu.
  6. Tulis harapan Anda. Misalnya ingin hak dibayarkan, ingin damai, atau ingin tahu langkah yang tersedia.
  7. Batasi pada satu halaman. Bila perkaranya panjang, buat ringkasan satu halaman dan lampiran terpisah.

Berikut contoh kerangka yang dapat Anda salin. “Nama saya (inisial), tinggal di (kota). Pada (tanggal), terjadi (peristiwa). Pihak yang terlibat adalah (nama dan peran). Bukti yang saya miliki adalah (daftar). Yang sudah saya lakukan adalah (daftar). Yang saya harapkan adalah (harapan).”

Contoh ilustrasi. Seorang pekerja pabrik, sebut saja Pak C, menerima pesan dari atasan pada suatu pagi bahwa ia tidak perlu masuk kerja lagi. Sebelum ke kantor LBH terdekat, ia menyusun kronologi: tanggal mulai bekerja, jabatan, gaji terakhir yang diterima, tanggal pesan itu, dan nama atasan. Ia melampirkan tangkapan layar pesan, slip gaji, dan perjanjian kerja. Dengan kronologi itu, petugas dapat segera menentukan dokumen apa yang kurang. Kisah ini rekaan untuk ilustrasi dan bukan peristiwa nyata.

5Bagian

Pertanyaan yang Layak Anda Ajukan Saat Konsultasi

Konsultasi adalah percakapan dua arah. Anda bukan hanya menjawab pertanyaan petugas, tetapi juga berhak bertanya. Menyiapkan pertanyaan membantu Anda memanfaatkan waktu dengan baik dan memahami posisi Anda.

Pertanyaan tentang perkara Anda: Menurut penilaian awal, apakah persoalan saya termasuk persoalan hukum, dan jenis apa? Apa pilihan langkah yang tersedia, beserta kemungkinan manfaat dan risikonya? Adakah tenggat yang harus saya perhatikan, misalnya batas waktu melapor, menjawab, atau mengajukan keberatan? Dokumen atau bukti apa lagi yang perlu saya cari? Apakah ada penyelesaian di luar pengadilan yang masuk akal?

Pertanyaan tentang layanan: Apakah lembaga ini dapat mendampingi perkara saya, dan sampai tahap apa? Siapa advokat atau pendamping yang menangani, dan bagaimana saya menghubunginya? Adakah biaya yang timbul, dan bila ada, untuk apa serta apakah ada kemungkinan pembebasan? Apa yang terjadi bila lembaga tidak dapat mendampingi, dan ke mana saya diarahkan?

Pertanyaan tentang kerahasiaan: Bagaimana data dan cerita saya dijaga? Undang-undang yang mengatur advokat memuat kewajiban menjaga kerahasiaan informasi dari klien. Anda berhak menanyakan bagaimana lembaga memperlakukan data pribadi Anda, apalagi setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

Catat jawaban. Bila perlu, minta izin mencatat atau merekam, dan tanyakan apakah ada ringkasan tertulis. Jangan malu meminta pengulangan bila ada istilah yang belum dipahami; wajar sekali orang awam tidak mengenal istilah hukum.

6Bagian

Sikap dan Hal yang Perlu Dihindari Saat di Kantor LBH

Beberapa kebiasaan kecil saat berada di kantor LBH terdekat dapat membuat konsultasi Anda jauh lebih efektif, sementara beberapa kesalahan umum dapat merugikan Anda.

Yang sebaiknya dilakukan: datang tepat waktu, bawa map dokumen yang tertata, ceritakan dengan jujur dan lengkap termasuk hal yang kurang menguntungkan Anda, dan sebutkan semua yang pernah Anda tandatangani. Kejujuran sangat penting, sebab advokat hanya dapat menilai apa yang ia ketahui. Informasi yang disembunyikan dapat membuat strategi menjadi keliru dan merugikan Anda sendiri kemudian.

Yang sebaiknya dihindari: menandatangani surat kuasa atau dokumen apa pun sebelum Anda baca dan pahami; menyerahkan dokumen asli tanpa tanda terima tertulis; membayar uang tanpa kuitansi dan penjelasan; menjanjikan atau mengharapkan kepastian hasil; serta membawa terlalu banyak pihak yang justru mengaburkan cerita. Bila ada anggota keluarga yang menemani, sepakati terlebih dahulu siapa yang menjadi juru bicara.

Satu hal yang perlu ditegaskan: bantuan hukum cuma-cuma bagi orang miskin menurut undang-undang tidak boleh dipungut bayaran dari penerimanya. Bila ada biaya lain yang menyertai perkara, seperti biaya di pengadilan, minta penjelasan tertulis. Bila Anda diminta membayar untuk layanan yang diklaim cuma-cuma, tanyakan dasarnya dan pertimbangkan untuk mencari pendapat kedua.

Terakhir, hormati proses. Penilaian awal bisa saja menyatakan bahwa lembaga tersebut tidak dapat mendampingi, atau bahwa perkara Anda perlu dirujuk. Itu bukan penolakan terhadap hak Anda. Mintalah arahan ke mana Anda dapat menuju selanjutnya.

7Bagian

Setelah Konsultasi: Langkah Lanjutan yang Perlu Dicatat

Kunjungan pertama ke kantor LBH terdekat jarang menjadi akhir. Yang Anda lakukan setelahnya sering menentukan hasil. Segera setelah keluar, tulis ringkasan apa yang dibahas, saran yang diberikan, dan tindakan yang harus Anda lakukan beserta tenggatnya.

Bila lembaga bersedia mendampingi, biasanya ada tahap formal berupa penandatanganan surat kuasa atau perjanjian layanan. Bacalah dengan teliti. Pastikan jelas siapa yang menjadi kuasa, apa lingkup kuasanya, dan apa yang menjadi kewajiban Anda, misalnya menyediakan dokumen tambahan dan hadir pada jadwal tertentu. Minta salinan dokumen yang Anda tandatangani.

Bila lembaga tidak dapat mendampingi, tanyakan alasan dan arahan. Anda dapat mencoba pemberi bantuan hukum lain, posbakum di pengadilan, atau layanan konsultasi daring. Sebutkan dengan jujur bahwa Anda sudah berkonsultasi sebelumnya.

Selama proses, jaga komunikasi. Simpan nomor yang dapat dihubungi, beri tahu bila nomor atau alamat berubah, dan segera sampaikan bila ada surat atau panggilan baru. Banyak perkara terhambat bukan karena hukumnya sulit, melainkan karena informasi terbaru tidak sampai ke pendamping tepat waktu.

Perlu diingat pula bahwa sejak 2 Januari 2026, KUHP baru (Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023) dan KUHAP baru (Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025) berlaku. Untuk perkara pidana, wajar bila Anda menanyakan apakah penjelasan yang Anda terima merujuk pada aturan yang berlaku saat ini, bukan nomor pasal KUHAP lama (Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981).

8Bagian

Datang ke LBH Panglima Hukum dan Keadilan sebagai Kantor LBH Terdekat Anda

LBH Panglima Hukum dan Keadilan didukung advokat berizin yang beracara di persidangan dan mendampingi warga yang berhadapan dengan hukum, termasuk warga yang tidak mampu. Layanan kami meliputi Pos Pengaduan Online Gratis, edukasi hukum untuk umum tanpa biaya, dan pro bono. Untuk keadaan darurat, telepon atau WhatsApp 0811-6741-212 dapat dihubungi 24 jam.

Kami menyarankan Anda memulai dari pengaduan atau telepon. Dengan cara itu, tim dapat mengetahui garis besar persoalan Anda, menyampaikan dokumen yang perlu disiapkan, dan memberi tahu apakah diperlukan pertemuan langsung. Tim akan menilai permohonan Anda; kami tidak menjanjikan hasil perkara, dan tidak setiap permohonan dapat kami dampingi. Bila perkara Anda sebaiknya ditangani pihak lain, kami akan menyampaikannya secara terbuka.

Daftar periksa untuk kantor LBH terdekat di artikel ini dapat Anda gunakan ke lembaga mana pun, tidak hanya ke kami. Yang terpenting adalah Anda datang dengan persiapan, bertanya dengan jelas, dan memeriksa keaslian sebelum menyerahkan dokumen atau uang.

9Bagian

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah saya harus membawa dokumen asli ke kantor LBH terdekat?

Umumnya cukup salinan, terutama pada konsultasi pertama. Simpan dokumen asli dengan aman. Bila lembaga meminta memeriksa dokumen asli, tanyakan alasannya dan minta tanda terima tertulis bila dokumen ditinggalkan. Waspada bila ada pihak yang menahan dokumen asli penting seperti sertifikat atau ijazah tanpa penjelasan yang masuk akal.

Bagaimana kalau dokumen saya belum lengkap?

Tetap hubungi atau datanglah ke kantor LBH terdekat, terutama bila ada tenggat mendesak. Sampaikan dokumen apa yang ada dan apa yang belum, lalu tanyakan cara mendapatkannya. Dokumen dapat dilengkapi kemudian, sedangkan keterlambatan menghubungi bisa membuat pilihan hukum menyempit. Yang penting, ceritakan kronologi dengan jujur dan jelas, lalu catat dokumen apa saja yang masih perlu dicari beserta batas waktunya, sehingga kunjungan berikutnya lebih singkat.

Apakah konsultasi pertama di LBH dikenai biaya?

Bantuan hukum cuma-cuma bagi orang miskin menurut undang-undang tidak boleh dipungut bayaran dari penerimanya. Kebijakan tiap lembaga dapat berbeda untuk orang yang tidak termasuk kategori itu, jadi tanyakan sejak awal. Mintalah penjelasan tertulis dan kuitansi bila ada biaya apa pun. Untuk LBH Panglima Hukum dan Keadilan, kami akan menilai permohonan Anda setelah menerima pengaduan.

Bolehkah saya membawa keluarga atau teman?

Pada umumnya boleh, tetapi tanyakan dulu kepada lembaga. Pertimbangkan membawa satu pendamping saja yang Anda percayai, dan sepakati siapa yang bicara. Terlalu banyak orang dapat mengaburkan cerita dan membuat suasana kurang nyaman. Untuk persoalan yang sensitif, seperti kekerasan dalam rumah tangga, Anda dapat meminta bertemu secara terpisah agar nyaman dan kerahasiaan terjaga.

Apa yang terjadi bila lembaga tidak dapat mendampingi perkara saya?

Itu mungkin terjadi karena perkara di luar lingkup layanan, syarat belum terpenuhi, atau sumber daya terbatas. Lembaga yang baik akan menjelaskan alasannya dan mengarahkan Anda ke pihak lain, misalnya posbakum pengadilan atau pemberi bantuan hukum lain. Catat arahan itu dan segera lanjutkan, agar tenggat tidak terlewat.

10Bagian

Yang Bisa Anda Lakukan Sekarang

  1. Sebelum menuju kantor LBH terdekat, tulis kronologi satu halaman dengan tanggal, nama pihak, bukti, dan harapan Anda.
  2. Kumpulkan dokumen dasar dan dokumen perkara, buat salinan, lalu susun berurutan dalam satu map dengan daftar isi singkat.
  3. Hubungi lembaga yang Anda tuju untuk menanyakan jam layanan, perlunya janji, dan dokumen yang diminta.
  4. Siapkan pertanyaan tertulis tentang langkah, tenggat, dan biaya, lalu bawa untuk dicatat jawabannya.
  5. Bila persoalan mendesak, hubungi kami lewat telepon atau WhatsApp 0811-6741-212, yang dapat dihubungi 24 jam, atau kirim pengaduan melalui Pos Pengaduan Online Gratis. Halaman Kontak memuat saluran lainnya. Kami akan menilai permohonan Anda.

Catatan penting: Artikel ini merupakan penjelasan umum dan bukan nasihat hukum untuk perkara tertentu. Setiap perkara berbeda dalam fakta, bukti, dan tenggatnya. Peraturan juga dapat berubah, sehingga Anda perlu memeriksa naskah resmi yang berlaku saat membaca artikel ini.

Langkah berikutnya

Butuh Pendampingan untuk Masalah Hukum Anda?

Siapkan kronologi singkat dan dokumen pendukung untuk membahas langkah yang sesuai dengan keadaan Anda. Hubungi LBH Panglima Hukum & Keadilan untuk memperoleh informasi dan menyampaikan kebutuhan pendampingan hukum Anda.

Hubungi Kami

Membutuhkan bantuan hukum cuma-cuma? Pelajari syarat dan alur layanan Pro Bono LBH Panglima Hukum dan Keadilan.